Muara Teweh – Peringatan Hari Bhakti Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ke-80 tingkat Kabupaten Barito Utara berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Barito Utara, Rabu (3/12). Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST., MT., yang turut memimpin penghormatan bagi tujuh pahlawan Sapta Taruna yang gugur pada 3 Desember 1945 di Gedung Sate, Bandung.
Upacara tersebut dihadiri Kepala Dinas PUPR Barito Utara, M. Iman Topik, Sekretaris Daerah Drs. H. Muhlis, Dandim 1013 Muara Teweh, Kapolres, Kajari, kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya. Seusai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan syukuran Hari Bhakti PUPR ke-80 yang digelar oleh jajaran PUPR Pemerintah Kabupaten Barito Utara.
Dalam amanatnya, Bupati H. Shalahuddin menegaskan bahwa Hari Bhakti PUPR merupakan momentum penting untuk mengenang sejarah pengabdian panjang insan PUPR sejak 1945. Selama 80 tahun, kata dia, sektor PUPR telah menjadi motor pembangunan nasional, khususnya dalam penyediaan infrastruktur yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Tema Hari Bhakti PUPR tahun ini mengajak kita untuk memperkuat infrastruktur, memperkokoh Indonesia maju,” ujarnya. Tema tersebut, lanjutnya, selaras dengan semangat pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan wilayah, memperluas konektivitas, meningkatkan pelayanan dasar, serta menciptakan pemerataan pembangunan.
Di Kabupaten Barito Utara sendiri, berbagai program strategis seperti pembangunan jalan, jembatan, irigasi, sanitasi, penataan ruang, hingga perumahan rakyat, menjadi fokus utama pemerintah daerah. Menurut Bupati, keberhasilan pembangunan tersebut tidak lepas dari dedikasi, profesionalitas, dan integritas seluruh pegawai PUPR yang bekerja di lapangan tanpa mengenal waktu.
Bupati Shalahuddin juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan, penguatan kolaborasi lintas sektor, serta semangat gotong royong antarlembaga untuk menghasilkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Barito Utara.
“Harapan kita bersama, terwujudnya kualitas pelayanan publik yang profesional dan responsif, serta terciptanya percepatan pembangunan dan infrastruktur yang semakin merata dan dapat dirasakan oleh setiap kalangan masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh insan PUPR. Ia menilai bahwa pengabdian para pegawai PUPR merupakan wujud nyata bakti kepada bangsa dan daerah.
“Dedikasi saudara-saudara sekalian adalah wujud nyata pengabdian kepada bangsa dan daerah,” tutup Bupati.
Lebih jauh, Bupati menegaskan bahwa tema Infrastruktur Berkeadilan, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju menjadi landasan moral bagi seluruh insan PUPR untuk terus bekerja tanpa pamrih. Tema tersebut sekaligus sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Barito Utara yang maju, tumbuh pesat, sejahtera, dan berkeadilan.
“Meningkatkan pembangunan infrastruktur secara adil dan merata merupakan upaya utama dalam menunjang perkembangan ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan