Muara Teweh — Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Barito Utara, Hj. Nety Herawati, menghadiri kegiatan Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang berlangsung di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Kamis (30/10). Kegiatan tersebut menjadi momen penting dalam merumuskan arah pembangunan daerah untuk lima tahun mendatang.
Dalam sambutannya, Nety menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum konsultasi tersebut dan menegaskan bahwa RPJMD bukan sekadar dokumen formal, tetapi sebuah instrumen strategis yang menentukan masa depan pembangunan Barito Utara.
“RPJMD adalah peta jalan pembangunan lima tahun ke depan. Kami berharap seluruh masukan, kritik, dan rekomendasi dari peserta dapat benar-benar diakomodasi agar setiap program pembangunan tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Nety.
Politisi Partai NasDem itu menekankan bahwa partisipasi publik merupakan kunci keberhasilan penyusunan RPJMD. Melalui forum konsultasi ini, seluruh pemangku kepentingan dapat menyampaikan pandangan dan analisis terhadap isu-isu strategis yang berkembang di masyarakat.
“Konsultasi publik adalah jantung perencanaan partisipatif. Dokumen RPJMD yang disusun secara inklusif akan menjadi pedoman utama pemerintah daerah dalam menetapkan prioritas pembangunan yang terarah, terukur, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Barito Utara,” lanjutnya.
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y Tingan, tersebut dihadiri sekitar 150 peserta. Turut hadir sejumlah unsur strategis seperti Forkopimda, anggota DPRD, kepala perangkat daerah, camat, serta berbagai lapisan masyarakat.
Dengan terselenggaranya konsultasi publik ini, DPRD Barito Utara berharap penyusunan RPJMD dapat menghasilkan dokumen perencanaan yang responsif terhadap aspirasi masyarakat serta mampu menjawab tantangan pembangunan daerah secara komprehensif.

Tinggalkan Balasan