Muara Teweh – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Tajeri, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi jalan nasional di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) yang dinilai semakin memburuk dan membahayakan keselamatan masyarakat. Atas nama lembaga DPRD Barito Utara, ia mendesak Pemerintah Pusat segera turun tangan memperbaiki ruas-ruas jalan yang rusak parah tersebut.

Menurut Tajeri, kondisi infrastruktur jalan nasional yang sempit, berlubang, dan tidak terawat menjadi salah satu penyebab meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas. Ia menilai penanganan kerusakan jalan oleh Pemerintah Pusat berlangsung sangat lamban dan tidak sesuai dengan kebutuhan mendesak masyarakat.

“Kami minta perhatian serius dari Pemerintah Pusat. Kondisi jalan nasional di Kalteng sudah sangat memprihatinkan dan membutuhkan penanganan segera,” tegas Tajeri, Selasa (11/11).

Ia juga menyoroti ketimpangan pembangunan antara Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Menurutnya, jalan nasional di Kalsel telah dibangun dengan lebar dan mulus, sementara ruas-ruas penting di Kalteng seperti Muara Teweh–Puruk Cahu dan Muara Teweh–Tamiang Layang masih dipenuhi kerusakan yang membahayakan pengguna jalan.

Tak hanya itu, ruas Muara Teweh–Buntok–Palangka Raya juga dinilai dalam kondisi tak kalah memprihatinkan, dengan kerusakan yang telah berlangsung bertahun-tahun tanpa tindakan signifikan dari pihak berwenang.

“Kita punya wakil rakyat di DPR RI. Apakah para wakil rakyat di pusat menutup mata?” ucap Tajeri dengan nada kecewa.

Ia menegaskan bahwa anggota DPR RI asal Kalimantan Tengah seharusnya lebih peka terhadap kondisi daerah pemilihannya. Dana reses yang setiap tahun diterima, lanjutnya, seharusnya digunakan untuk menyerap aspirasi masyarakat, termasuk terkait kondisi jalan nasional yang sudah lama dikeluhkan.

“Jangan sampai kita menunggu ada korban jiwa lagi baru bertindak. Jalan nasional ini adalah urat nadi perekonomian dan akses utama masyarakat. Jika rusak, dampaknya tidak hanya pada ekonomi, tetapi juga keselamatan warga,” tegasnya.

Tajeri berharap desakan DPRD Barito Utara dapat menggugah Pemerintah Pusat dan para wakil rakyat di Senayan untuk segera mengambil langkah konkret dalam memperbaiki ruas-ruas jalan yang rusak di Kalimantan Tengah.

“Semoga pernyataan ini membuka mata dan hati para wakil rakyat di DPR RI untuk benar-benar berjuang demi kepentingan rakyat. Itu amanah yang harus mereka pertanggungjawabkan,” pungkasnya.

Ia menutup dengan harapan agar masyarakat Kalteng segera dapat menikmati jalan nasional yang layak, aman, dan memadai, mengingat kerusakan jalan telah menghambat roda perekonomian dan merenggut nyawa pengguna jalan selama bertahun-tahun.