Puruk Cahu – DPRD Kabupaten Murung Raya menyampaikan komitmen kuat dalam mendukung langkah Pemerintah Daerah untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, tertib, dan berorientasi pada keberlanjutan. Penegasan ini disampaikan Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, Bebie, sebagai bentuk kepedulian lembaga legislatif terhadap pentingnya peran investasi bagi peningkatan perekonomian daerah.

Dalam keterangannya, Bebie menekankan bahwa investor dan pelaku usaha merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa setiap aktivitas usaha harus tetap berada dalam koridor regulasi yang telah ditetapkan. Oleh sebab itu, aspek pengawasan terhadap penanaman modal perlu terus diperkuat dan dijalankan secara konsisten.

“Pengawasan penanaman modal merupakan instrumen penting bagi pemerintah daerah untuk memastikan bahwa para pelaku usaha patuh terhadap ketentuan perizinan. Selain itu, pengawasan yang baik juga berfungsi sebagai langkah preventif dalam mengantisipasi potensi pelanggaran maupun hambatan yang dapat mengganggu stabilitas investasi,” ujarnya, Minggu (23/11).

Lebih lanjut, politisi PDI Perjuangan tersebut menyoroti urgensi penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan dalam setiap kegiatan investasi. Menurutnya, keberhasilan investasi tidak hanya dilihat dari sisi ekonomi semata, tetapi juga dari sejauh mana para investor menerapkan standar perlindungan lingkungan, memenuhi hak-hak ketenagakerjaan, serta menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

“Setiap investor harus memiliki komitmen pada kelestarian lingkungan, pemberdayaan tenaga kerja lokal, dan kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat melalui program-program CSR yang benar-benar dirasakan manfaatnya,” tegasnya.

Untuk mewujudkan pengawasan yang maksimal, Bebie mendorong adanya sinergi yang kuat antara berbagai instansi teknis. Ia menilai bahwa penguatan koordinasi antara DPMPTSP, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja merupakan langkah strategis guna memastikan seluruh proses perizinan, pengendalian dampak lingkungan, hingga pemenuhan hak-hak tenaga kerja berjalan dengan baik.

“Kolaborasi lintas sektor merupakan kunci agar upaya pengawasan dapat berjalan komprehensif. Dengan koordinasi yang baik, pemerintah daerah akan lebih mudah memastikan bahwa setiap investasi yang masuk benar-benar memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Murung Raya,” jelasnya.

Selain itu, ia turut mengingatkan bahwa penguatan sinergi antarinstansi juga akan berdampak langsung pada meningkatnya kualitas pelayanan publik kepada para pelaku usaha. Hal tersebut diyakininya dapat menciptakan rasa percaya yang lebih besar dari sisi investor, sehingga Murung Raya menjadi daerah yang semakin menarik untuk berinvestasi.

Bebie menambahkan bahwa investasi yang dikelola dengan baik akan membuka ruang bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif, memperluas kesempatan kerja, serta meningkatkan pendapatan masyarakat. Ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat terus menjaga komitmen dan profesionalisme dalam menjalankan tugas masing-masing.

“Pada akhirnya, manfaat investasi harus benar-benar dapat dirasakan masyarakat secara luas, tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada meningkatnya kesejahteraan warga,” tutupnya.