Puruk Cahu – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Liangsoi, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) perangkat desa sebagai fondasi utama dalam upaya mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Menurutnya, seluruh unsur pemerintahan desa—mulai dari Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kepala Urusan, hingga Badan Permusyawaratan Desa (BPD)—memegang peranan strategis sebagai garda terdepan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, serta pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.

Dalam keterangannya pada Minggu (23/11), Liangsoi menekankan perlunya perangkat desa memiliki kemampuan berpikir kritis dan strategis dalam mengelola serta mengembangkan potensi lokal yang dimiliki masing-masing desa. Ia menilai bahwa setiap desa di Murung Raya sesungguhnya memiliki kekayaan sumber daya yang dapat dioptimalkan, baik berupa potensi alam, ekonomi kreatif, pertanian, hingga pariwisata berbasis lokal.

“Kades, Sekdes, Kaur, dan BPD harus mampu berpikir secara strategis dalam mengelola potensi desa. Pembangunan desa tidak hanya bertumpu pada anggaran, tetapi juga pada kualitas SDM yang menjalankan pemerintahan di tingkat desa,” tegasnya.

Lebih lanjut, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut mengimbau pemerintah daerah untuk memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kapasitas aparatur desa melalui dukungan pelatihan, bimbingan teknis, dan peningkatan kemampuan administrasi serta manajerial. Ia berpandangan bahwa perangkat desa yang memiliki kompetensi mumpuni akan lebih siap dalam merancang program, mengelola anggaran desa, serta menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas.

“Pelatihan khusus sangat dibutuhkan agar aparatur desa memiliki pemahaman komprehensif mengenai administrasi pemerintahan, perencanaan pembangunan, serta tata kelola keuangan desa. Dengan pembekalan memadai, perangkat desa dapat bekerja lebih optimal dan profesional,” lanjutnya.

Selain aspek SDM, Liangsoi juga menyoroti pentingnya membangun kerja sama yang sinergis antara perangkat desa, lembaga kemasyarakatan, dan elemen masyarakat lainnya. Menurutnya, keberhasilan pembangunan desa tidak terlepas dari kolaborasi dan semangat gotong royong yang terbangun dengan baik di lingkungan desa.

“Perangkat desa harus memiliki rasa tanggung jawab dan visi yang jelas demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi adalah kunci untuk menciptakan suasana kerja yang mendukung pelaksanaan pembangunan,” ujarnya.

Lebih jauh, Liangsoi menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang terarah, matang, dan sesuai kebutuhan riil masyarakat. Setiap program yang disusun harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan warga serta mampu menjawab tantangan pembangunan yang ada.

“Kita perlu mendorong lahirnya program-program inovatif yang dapat mempercepat kemajuan desa. Inovasi sangat diperlukan agar desa mampu berkembang dan berdaya saing, tidak hanya mengandalkan rutinitas program yang sudah ada,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, Liangsoi menyampaikan harapan agar seluruh desa di Murung Raya mampu mengoptimalkan potensi unggulan yang dimiliki serta terus meningkatkan kapabilitas perangkat desa. Ia menegaskan bahwa dengan komitmen, kerja keras, dan dukungan bersama antara pemerintah daerah, aparatur desa, dan masyarakat, pembangunan desa akan semakin maju dan memberikan dampak positif bagi kemajuan Kabupaten Murung Raya secara keseluruhan.