Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten Murung Raya kembali menorehkan prestasi membanggakan pada pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XXXIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2024 di Muara Teweh. Pada malam penutupan kegiatan, Jumat (21/11), kafilah Murung Raya resmi diumumkan sebagai Juara Umum III, sebuah capaian yang dinilai sebagai hasil kerja keras, dedikasi, serta kolaborasi seluruh pihak yang terlibat.
Kafilah Murung Raya mencatatkan kemenangan pada 27 kategori lomba, terdiri dari:
- Juara I: 4 golongan
- Juara II: 6 golongan
- Juara III: 4 golongan
- Harapan I: 6 golongan
- Harapan II: 2 golongan
- Harapan III: 5 golongan
- Mobil Hias: Harapan II
Ketua Kafilah sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Murung Raya, Rejikinoor, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, pelatih, official, serta jajaran yang telah mengharumkan nama daerah. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti dari kerja bersama serta bentuk tanggung jawab moral seluruh kafilah dalam membawa nama Murung Raya di tingkat provinsi.
“Kami menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas upaya maksimal seluruh peserta. Prestasi sebagai Juara Umum III ini merupakan buah dari komitmen, kedisiplinan, serta kerja keras semua pihak,” ujar Rejikinoor, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Murung Raya.
Ia menambahkan bahwa capaian tersebut juga tidak terlepas dari perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya bersama DPRD dalam memfasilitasi kegiatan keagamaan, khususnya melalui penguatan anggaran dan dukungan pembinaan. Rejikinoor menilai bahwa sinergi pemerintah daerah, lembaga keagamaan, serta masyarakat menjadi fondasi utama dalam melahirkan prestasi di ajang MTQH setiap tahunnya.
“Gayung bersambut. Apa yang telah diberikan oleh pemerintah daerah dalam bentuk dukungan dan fasilitas alhamdulillah mampu dibalas oleh para peserta dengan prestasi gemilang. Ini keberhasilan oleh, dari, dan untuk masyarakat Murung Raya,” ucapnya.
Lebih lanjut, Rejikinoor yang akrab disapa Kinoi, turut mengapresiasi peningkatan kualitas para peserta dari Murung Raya. Dibandingkan pelaksanaan MTQH sebelumnya di Palangka Raya, kemampuan para qari, qariah, hafiz, dan hafizah dinilai menunjukkan perkembangan yang signifikan.
“Jika dibandingkan dengan MTQH sebelumnya, kini kita mengalami peningkatan yang cukup baik. Masuk dalam peringkat tiga besar provinsi merupakan lompatan prestasi yang perlu terus dipertahankan,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa MTQH bukan sekadar arena kompetisi, melainkan juga sarana strategis dalam memperkuat syiar Al-Qur’an, memperluas pemahaman nilai-nilai keagamaan, serta membina generasi muda agar mencintai Al-Qur’an. Melalui ajang ini, diharapkan muncul generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan mampu berperan dalam membangun karakter masyarakat.
Rejikinoor juga menyampaikan komitmen LPTQ Murung Raya untuk terus meningkatkan pembinaan secara berkelanjutan. Pembinaan tersebut mencakup pelatihan, pemusatan latihan (training center), hingga penyediaan fasilitas pengembangan kemampuan tilawah dan tahfiz baik bagi peserta muda maupun dewasa.
Ia berharap prestasi ini menjadi momentum bagi Murung Raya untuk terus memperkuat pembinaan, sehingga pada pelaksanaan MTQH di tahun-tahun mendatang daerah tersebut dapat meraih hasil yang lebih baik.
“Prestasi ini baru permulaan. Dengan pembinaan yang lebih intensif dan dukungan penuh dari berbagai pihak, kami optimistis Murung Raya dapat meraih peringkat yang lebih tinggi pada masa mendatang,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan