Puruk Cahu – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Rejikinoor, kembali mengingatkan pentingnya perhatian serius dari pemerintah daerah terhadap kondisi fasilitas pendukung pendidikan, khususnya yang berada di wilayah terpencil dan jauh dari pusat pemerintahan. Menurutnya, pemerataan akses pendidikan yang layak merupakan bagian penting dari komitmen pembangunan sumber daya manusia di Murung Raya.

Dalam pernyataannya, Rejikinoor menekankan bahwa ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai merupakan syarat mutlak untuk memastikan seluruh anak di Murung Raya memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh pendidikan berkualitas. Ia menilai hingga saat ini masih terdapat banyak sekolah di pelosok yang menghadapi keterbatasan fasilitas.

“Selama ini kita melihat kondisi sektor penunjang pendidikan di sejumlah wilayah pelosok Murung Raya masih minim dan belum memenuhi standar. Situasi ini tentu sangat memprihatinkan dan memerlukan langkah nyata dari pemerintah daerah,” ujar Rejikinoor, Rabu (19/11).

Lebih lanjut, politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut menjelaskan bahwa pembangunan pendidikan tidak cukup hanya dengan menjalankan kegiatan belajar mengajar, namun harus diikuti dengan penyediaan fasilitas fisik seperti ruang kelas layak, sarana penunjang belajar, serta akses transportasi yang memadai bagi tenaga pendidik maupun peserta didik.

Menurutnya, tantangan pendidikan di kawasan terpencil tidak hanya menyangkut bangunan sekolah, tetapi juga kualitas tenaga pengajar. Oleh karena itu, ia menilai perlunya peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan, serta penempatan tenaga pendidik yang berimbang antara wilayah perkotaan dan pedesaan.

“Pemerintah daerah perlu memastikan bahwa tenaga pendidik di pelosok memiliki akses terhadap pengembangan kapasitas, pelatihan, serta dukungan fasilitas yang memungkinkan mereka menjalankan tugas dengan optimal,” tambahnya.

Rejikinoor juga menegaskan bahwa pembangunan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan sangat berpengaruh terhadap kemajuan daerah. Dengan memberikan perhatian lebih kepada sektor pendidikan, khususnya di desa, ia meyakini kualitas sumber daya manusia Murung Raya akan meningkat dan memberikan dampak positif bagi pembangunan ekonomi, sosial, dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dunia usaha, maupun masyarakat setempat, untuk bersama-sama mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan di pelosok. Kolaborasi lintas sektor dinilai sangat penting untuk mengatasi berbagai keterbatasan yang ada.

“Kami sangat berharap agar sektor pendukung pendidikan seperti infrastruktur, sarana prasarana, hingga fasilitas lainnya dapat menjadi fokus perhatian pemerintah daerah. Peningkatannya harus diprioritaskan guna mewujudkan layanan pendidikan yang lebih maju dan merata di Kabupaten Murung Raya,” harapnya.

Ia juga menambahkan bahwa perhatian lebih terhadap sekolah-sekolah di pedesaan tidak hanya akan meningkatkan mutu pendidikan, tetapi juga menciptakan rasa keadilan bagi masyarakat di wilayah tersebut. Rejikinoor menilai bahwa setiap anak, tanpa memandang lokasi tempat tinggalnya, berhak memperoleh layanan pendidikan yang setara dan bermartabat.

Dengan dorongan dan perhatian yang berkelanjutan, ia optimistis peningkatan kualitas pendidikan di wilayah terpencil dapat terwujud, sehingga pembangunan sumber daya manusia di Murung Raya semakin kuat dan siap menghadapi berbagai tantangan masa depan.