Puruk Cahu – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya, Johansyah, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mengupayakan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) secara komprehensif di wilayah Kabupaten Murung Raya. Menurutnya, keberadaan SDM yang unggul dan adaptif merupakan pondasi utama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan, khususnya bagi generasi muda yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan daerah di masa mendatang.
Dalam pernyataannya, Kamis (6/11), Johansyah menyampaikan bahwa pengembangan SDM harus dilakukan melalui berbagai strategi dan pendekatan, baik melalui sektor pendidikan formal maupun pelatihan keterampilan di berbagai bidang. Ia menilai bahwa semakin banyak masyarakat yang memiliki kompetensi memadai, maka semakin besar pula peluang Murung Raya untuk berkembang secara progresif.
“Penguatan SDM dapat dilakukan melalui banyak cara, di antaranya melalui pendidikan, pelatihan, serta berbagai program peningkatan kapasitas lainnya. Jika semakin banyak SDM yang berkualitas, maka percepatan pembangunan akan lebih mudah diwujudkan,” jelasnya.
Johansyah menekankan bahwa sektor pendidikan merupakan aspek fundamental dalam mendorong peningkatan kualitas SDM daerah. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian serius terhadap penyediaan fasilitas pendidikan, peningkatan sarana dan prasarana, serta memastikan adanya tenaga pendidik yang berkualitas dan merata di seluruh wilayah.
Menurutnya, pendidikan bukan hanya sebatas transfer ilmu, tetapi juga pembentukan karakter, pola pikir kritis, dan kemampuan adaptasi generasi muda menghadapi perkembangan zaman.
Selain pendidikan, Johansyah menilai pentingnya program pelatihan yang terarah di berbagai sektor. Dunia kerja saat ini menuntut masyarakat tidak hanya memiliki pengetahuan teoretis, tetapi juga keterampilan teknis dan kemampuan praktis. Karena itu, pelatihan menjadi instrumen penting dalam mempersiapkan masyarakat untuk bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif.
Ia menilai, pelatihan di sektor-sektor strategis seperti pertanian, industri kreatif, teknologi, hingga kewirausahaan perlu terus diperluas dan diperkuat agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk meningkatkan kesejahteraannya.
Johansyah menutup keterangannya dengan menegaskan bahwa pemerataan SDM yang berkualitas merupakan faktor utama dalam mempercepat kemajuan daerah. Apabila masyarakat memiliki keterampilan dan kapasitas yang baik, maka hal tersebut akan berdampak langsung pada peningkatan daya saing serta penurunan angka pengangguran dan kemiskinan.
“Jika SDM kita memiliki kapasitas dan kemauan untuk berkembang, maka mereka akan mampu bersaing di dunia kerja. Dengan demikian, tingkat pengangguran dapat ditekan dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan