Puruk Cahu – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya, Ahmad Maulana, menekankan perlunya Pemerintah Kabupaten Murung Raya memperkuat strategi pengelolaan dan penggalian Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna memastikan keberlanjutan pembangunan dan stabilitas keuangan daerah. Hal tersebut ia sampaikan pada Jumat (14/11), sebagai respons terhadap dinamika fiskal daerah yang menuntut peningkatan efektivitas pendapatan daerah.
Dalam penyampaiannya, Maulana menjelaskan bahwa peningkatan PAD bukan hanya menjadi target rutin tahunan, melainkan bagian penting dari upaya memperkuat kemandirian fiskal daerah. Menurutnya, semakin besar kapasitas pendapatan daerah, semakin optimal pula pemerintah dapat menjalankan program pembangunan yang berpihak pada masyarakat.
“Strategi untuk meningkatkan PAD perlu diperkuat agar hasilnya maksimal. Murung Raya memiliki banyak potensi yang dapat digarap lebih optimal untuk mendongkrak pendapatan daerah,” tegasnya.
Maulana mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah sektor yang berpotensi menjadi sumber PAD andalan, seperti pajak daerah, retribusi, sektor pariwisata, hingga kontribusi dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Ia menilai seluruh potensi tersebut harus dikelola secara terarah, profesional, dan berkelanjutan untuk memberikan dampak signifikan terhadap pendapatan daerah.
Ia menambahkan bahwa penguatan regulasi, transparansi pengelolaan, dan inovasi layanan publik sangat dibutuhkan untuk menciptakan iklim yang mendorong peningkatan PAD. Dengan strategi yang lebih matang, berbagai potensi daerah dapat berubah menjadi sumber pendapatan yang konkret dan stabil.
Dalam kesempatan tersebut, Maulana menyampaikan keyakinannya bahwa Pemerintah Kabupaten Murung Raya telah memiliki berbagai rancangan strategi dan kebijakan terkait peningkatan PAD. Namun, ia menegaskan bahwa langkah terpenting adalah implementasi strategi tersebut secara efektif di lapangan.
Menurutnya, keberhasilan penggalian PAD sangat ditentukan oleh kemampuan pemerintah daerah untuk mengeksekusi kebijakan secara tepat sasaran, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi.
“Yang paling penting adalah pelaksanaannya. Target PAD yang sudah ditetapkan dalam APBD harus dapat dicapai agar pembangunan di Murung Raya terus berjalan dan tidak terhambat oleh keterbatasan anggaran,” jelasnya.
Maulana juga menekankan bahwa kemampuan daerah dalam mencapai target PAD sangat berpengaruh terhadap kelancaran program pembangunan yang telah disusun pemerintah. Jika pendapatan daerah meningkat dan anggaran memadai, maka berbagai program infrastruktur, sosial, maupun pelayanan publik dapat dilaksanakan dengan lebih optimal.
Ia berharap seluruh perangkat daerah, termasuk BUMD, dapat bekerja secara sinergis untuk meningkatkan kontribusi PAD. Selain itu, ia mendorong masyarakat untuk mendukung kebijakan pemerintah terkait penguatan pendapatan daerah dengan taat membayar pajak dan retribusi sesuai ketentuan.
“Dengan penguatan PAD, pemerintah dapat menjalankan pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan. Ini penting untuk memastikan kesejahteraan masyarakat Murung Raya semakin meningkat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan