MUARA TEWEH – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap peluncuran program Kepak Batara (Ketahanan Pangan Keluarga Barito Utara) yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Program tersebut dinilai sebagai langkah strategis dan visioner dalam memperkuat stabilitas ekonomi rumah tangga, khususnya dalam menghadapi tekanan inflasi dan dinamika harga kebutuhan pokok di tingkat nasional.
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Barito Utara, Hasrat, S.Ag., menyampaikan bahwa hadirnya program Kepak Batara selaras dengan aspirasi lembaga legislatif untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat dari lapisan paling dasar. Menurutnya, upaya pemberdayaan masyarakat yang dilakukan secara terstruktur dan komprehensif merupakan fondasi penting dalam membangun kemandirian ekonomi keluarga.
“Kami di DPRD, khususnya Fraksi PAN, menyampaikan apresiasi yang tinggi serta memberikan dukungan penuh terhadap peluncuran program Kepak Batara. Program ini merupakan inovasi cerdas yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan jangka pendek, melainkan mendorong transformasi dari budaya konsumtif menuju budaya produktif,” tegas Hasrat dalam keterangannya, Jumat (5/12).
Ia menambahkan bahwa penguatan ketahanan pangan keluarga merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam menciptakan pondasi ekonomi yang tangguh. Melalui peningkatan kapasitas produksi di tingkat keluarga, masyarakat diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga memiliki peluang untuk mengembangkan usaha kecil yang bernilai ekonomi.
Lebih lanjut, Hasrat menekankan bahwa keberhasilan implementasi program Kepak Batara akan sangat bergantung pada sinergi lintas sektor. Pemerintah daerah, perangkat desa, kelompok tani, serta seluruh elemen masyarakat dinilai perlu bekerja secara terpadu agar pelaksanaan program dapat menjangkau seluruh keluarga, termasuk yang berada di wilayah pelosok dan memiliki keterbatasan akses.
“Kami berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, kelompok tani, Tim Penggerak PKK, serta masyarakat desa dapat berjalan optimal. Pendekatan yang melibatkan berbagai unsur ini merupakan kunci terciptanya ekosistem ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Hasrat juga memberikan apresiasi terhadap desain program yang menghadirkan peran aktif dari kelompok tani dalam penyediaan bibit, serta partisipasi Tim PKK dalam pendampingan dan edukasi pemberdayaan keluarga. Menurutnya, pola kolaboratif seperti ini merupakan model pembangunan berbasis masyarakat yang sangat relevan dengan kondisi ekonomi saat ini.
Sebagai bentuk dukungan politik, DPRD Barito Utara berkomitmen untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai rencana melalui fungsi pengawasan dan evaluasi yang konstruktif. DPRD juga siap memberikan masukan kebijakan apabila diperlukan, guna memastikan program tetap berada pada jalur yang tepat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kepak Batara bukan hanya program seremonial, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi penguatan ketahanan sosial dan ekonomi daerah. Kami optimistis bahwa inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam merancang strategi penanggulangan inflasi yang berbasis pada pemberdayaan komunitas dan kearifan lokal,” pungkas Hasrat.
Dengan dukungan menyeluruh dari DPRD dan berbagai elemen masyarakat, program Kepak Batara diharapkan mampu menjadi salah satu instrumen pembangunan daerah yang berpengaruh besar dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian keluarga di Kabupaten Barito Utara.

Tinggalkan Balasan