MUARA TEWEH – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara resmi menyampaikan pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2026 dalam Rapat Paripurna II yang digelar Jumat (21/11).

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Hj. Mery Rukaini tersebut diikuti seluruh fraksi, yang masing-masing diwakili juru bicara untuk menyampaikan evaluasi dan masukan konstruktif. Pokok pembahasan didominasi isu kesehatan dan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah terpencil.

Juru Bicara Fraksi PKB, Suhendra, menyoroti penguatan anggaran sektor kesehatan agar lebih jelas dan terarah.

“Kami mengapresiasi komitmen pemerintah daerah dalam penyusunan Raperda APBD ini. Namun beberapa poin terkait anggaran kesehatan masih perlu dipertegas agar tepat sasaran,” ujar Suhendra.

Sementara itu, Fraksi Partai Demokrat menekankan pentingnya peningkatan infrastruktur jalan sebagai akses vital bagi masyarakat di daerah tertinggal. Fraksi lain juga menyampaikan perhatian pada penguatan ekonomi kerakyatan, pelestarian lingkungan, dan efisiensi birokrasi.

Beragam catatan tersebut mencerminkan fungsi kontrol DPRD dalam menjamin kebijakan anggaran berjalan transparan dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Pandangan umum seluruh fraksi selanjutnya akan dibahas dalam tingkat Panitia Khusus (Pansus) sebelum ditetapkan dalam naskah final APBD 2026. DPRD menegaskan komitmennya untuk mengawal agar usulan strategis dari setiap fraksi dapat terakomodasi dalam dokumen anggaran daerah tersebut.