Puruk Cahu – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya, Olivia Wiswanti, menegaskan bahwa penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di seluruh desa, khususnya di wilayah Kalimantan Tengah, merupakan faktor strategis dalam menghadapi tantangan pembangunan dan peningkatan daya saing daerah. Menurutnya, kemampuan desa untuk berkembang tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sumber daya alam, tetapi juga oleh kapasitas masyarakat dalam mengelola, mengembangkan, dan memanfaatkan potensi tersebut.

Dalam pernyataan resminya, legislator Partai Golkar tersebut menyampaikan bahwa SDM berkualitas tidak semata-mata ditandai oleh tingkat pendidikan formal, melainkan juga keterampilan praktis yang relevan dengan tuntutan pasar kerja dan kebutuhan aktual masyarakat. Desa-desa, ujarnya, harus mampu memberdayakan warga dengan memberikan ruang untuk peningkatan kompetensi, baik melalui pelatihan teknis, pendidikan vokasional, maupun program pemberdayaan ekonomi.

“SDM yang unggul adalah modal utama bagi desa untuk menambah nilai pada potensi lokal yang dimiliki. Kompetensi masyarakat menjadi penentu keberhasilan dalam memajukan berbagai sektor, mulai dari pertanian, perikanan, pariwisata hingga industri kreatif,” ujar Olivia.

Ia menekankan bahwa peran pemerintah daerah sangat penting dalam menciptakan ekosistem yang mendukung perkembangan SDM. Pemerintah dianggap perlu memprioritaskan program-program pelatihan, menyediakan fasilitas pendukung, serta memperluas akses terhadap pendidikan berbasis keterampilan. Dengan demikian, masyarakat desa dapat memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk mengembangkan diri serta bersaing di era digital dan globalisasi.

Lebih lanjut, Olivia mengajak seluruh elemen, baik pemerintah, sektor swasta, lembaga pendidikan, maupun masyarakat itu sendiri, untuk terlibat dalam upaya bersama meningkatkan kualitas SDM desa. Menurutnya, kolaborasi tersebut akan menghasilkan lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya kreativitas, inovasi, serta semangat kemandirian di tingkat desa.

“SDM desa yang kuat dan berkualitas akan menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi desa dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh,” ungkapnya pada Jumat (20/11). Ia menyebut pembangunan SDM sebagai investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak signifikan bagi kemajuan daerah dan negara secara berkelanjutan.

Olivia juga mengingatkan bahwa desa dengan SDM unggul akan lebih mudah beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan zaman. Masyarakat yang memiliki keterampilan memadai diyakini mampu memanfaatkan teknologi modern untuk meningkatkan produktivitas, efektivitas kerja, serta kreativitas di berbagai sektor ekonomi.

“Desa harus mampu bergerak dinamis mengikuti perubahan zaman dan memaksimalkan potensi yang ada. Inovasi harus menjadi semangat bersama dalam mendorong kemajuan,” tegasnya.

Dengan penekanan tersebut, Olivia berharap setiap desa di Kalimantan Tengah dapat terus memperkuat kapasitas SDM sebagai langkah strategis menuju desa yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan. Ia menegaskan kembali bahwa penguatan SDM bukan hanya kebutuhan, tetapi juga prasyarat utama untuk mewujudkan pembangunan desa yang inklusif dan berorientasi pada masa depan.