Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi yang dipusatkan di Aula PUPR, Senin (22/9). Kegiatan ini mencakup bidang gedung, jalan, jembatan, irigasi, serta keselamatan dan kesehatan kerja (K3) konstruksi.

Bupati Murung Raya, Heriyus M Yoseph, melalui Plt Sekda Sarwo Mintarjo secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, bupati menegaskan bahwa pelaksanaan bimtek dan sertifikasi ini memiliki arti strategis dalam upaya meningkatkan kapasitas serta profesionalisme tenaga kerja di sektor konstruksi.

Menurut Heriyus, sektor konstruksi memegang peranan penting dalam pembangunan daerah. Infrastruktur seperti gedung, jalan, jembatan, dan irigasi bukan hanya simbol kemajuan, tetapi juga penopang utama pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Heriyus melalui Plt Sekda juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur sangat ditentukan oleh kompetensi tenaga kerja yang terlibat. Oleh sebab itu, sertifikasi tenaga kerja konstruksi dinilai penting untuk memastikan kompetensi, profesionalisme, dan kualitas pekerjaan sesuai standar nasional.

Mengacu pada ketentuan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, setiap tenaga kerja konstruksi diwajibkan memiliki sertifikasi. Kebijakan ini menjadi langkah strategis menghadapi tantangan globalisasi sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja baik di tingkat nasional maupun internasional.

Pemerintah daerah berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kualitas pembangunan infrastruktur di Murung Raya. Dengan tenaga kerja yang tersertifikasi, pekerjaan konstruksi diharapkan dapat berjalan lebih aman, cepat, dan tepat sesuai standar.

Bupati juga berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kompetensi. Sertifikasi bukan sekadar legalitas, tetapi juga menjadi bekal